RENUNGAN RAMADHAN KEEMPAT
Abu Lailah
Wahai saudaraku yang sedang berpuasa, sering kita dengar sebagian orang mengatakan 'Ramadhan Karim' / Ramadhan bulan yang mulia. Itu memang benar, akan tetapi berdalih dengan ungkapan di atas adalah tidak benar. Bisa jadi ia berbuat kesalahan atau maksiat lalu mengatakan bahwa Ramadhan adalah karim/bulan yang mulia. Ia mendengarkan nyanyian dan menyaksikan apa yang diharamkan dengan dalih Ramadhan adalah bulan yang mulia. Ini adalah tidak benar. Ramadhan adalah bulan mulia bagi siapa yang melakukan ketaatan dengan membaca Al-Qur'an, Shalat Taraweh, puasa dan shalat malam, dan sebaliknya tidak mulia bagi kemaksiatan. Maka renungkanlah semoga Alloh memberkahi anda.
Alloh ﷻ berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" (Q.S Al-Baqarah 183)
Dari Abu Sa'id Al-Khudri رضي الله عنه bahwa Rosululloh ﷺ bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا بَاعَدَ اللَّهُ بِذَلِكَ الْيَوْمِ وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا
"Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Alloh kecuali Alloh akan menjauhkannya dari neraka sepanjang perjalanan tujuh puluh musim (disebabkan puasanya di hari itu) (H.R Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)
Referensi : 10 Renungan Dalam Berpuasa, Oleh : Syaikh Nawaf bin 'Ubaid Ar-Ra'uji, Terjemah : Ust. Muhammad Iqbal Ghazali , MA حفظه الله
0 komentar :
Posting Komentar